Total Tayangan Halaman

Sabtu, 03 November 2012

Hre ne akan dpt mlewati hr dng baek ygmana bs berhasil mnjalankn 3 latihan dasar darii ko Leo, dan bnyk jg kjdian-kjadian yg ak kira dpt bwt ak kena mrh trnyata tidak. lalu kalii ini pnampilan perdana ak d dpn org dwasa dn teman s'baya mlakukan dhammadesana. thanks bwt ko Kosmin yg mlatih ak, mmng sich pnampilan perdana cukup bgus tp masii ad kkrngan lgii. hhuuee.... masi prlu bnyk latian lgiii trnyataa kata platih. dn bolee di blang tdii mlem ak smpat galau tntang cweq, wkwkwkwk :-D

Amithofo 5000 kalii tlah mmbntuu skalii
thanks Buddha wahai guru ter'agung, Dhamma yg bgitu indah, dan Sangha yg bgitu wlas asih mbimbing kamii

Perubahan Fungsi Blog

Senin, 08 Oktober 2012

Manfaat berdana



          Kata berdana tentu sering kita dengar , namun tahukah anda manfaat dari berdana tersebut? Atau tahukah anda apa tujuan kita berdana? Sebenarnya berdana sering diartikan bahwa apa yang di berikan kepada orang lain biasanya berupa uang ataupun materi. Namun dalam agama Buddha berdana terbagi menjadi 4 yaitu; Amisadana, Dhammadana, Atidana, dan Mahatidana. Dan apa sebenarnya pengertian dari “Dana” tersebut? Dana berartikan beramal, murah hati, gemar menolong orang. Beramal disini bukan hanya dalam bentuk materi melainkan juga non-materi. Contohnya adik kalian meminta kamu untuk mengajari dia, tetapi kamu sendiri memiliki kesibukan lain yang kurang penting. Apa yang hendak dilakukan oleh kamu?? Tentu kamu akan membiarkan adik kamu dalam kesulitan, atau ada yang membantunya. Tentu dalam masalah ini berdana sangat di perlukan dari kamu kepada adik kamu yaitu berupa waktu  dan pengetahuan yang selama ini telah anda dapatkan. Disini apa yang di dana kan? Apakah uang?? Jawabannya tidak melainkan waktu dan pikiran kamu yang di korbankan. Dalam agama Buddha ini disebut berdana atau istilah dalam agama Buddha disebut Dhammadana yaitu dana yang diberikan dengan memberikan penerangan, khotbah, ceramah atau mengajarkan Dhamma kepada seseorang atau banyak orang, merupakan amal kebajikan atau dana yang tertinggi dan paling besar jasa atau pahalanya. “Bagaikan sebatang lilin yang dihidupkan di tengah kegelapan” bermaksud bahwa adik kamu yang di tengah kebingungan akan tugasnya, kamu datang dengan pengetahuan dan mengajarkannya seperti lilin yang menerangkan seluruh sudut ruangan. Cahaya dari lilin tersebut bagaikan dhamma yang anda berikan pada adik anda yang berada ditengah kebingungan.
          Begitu juga para guru ataupun anggota sangha yang bertindak demikian sebagai pelita dalam kegelapan karena kotoran pada pandangan kita. Merekalah yang patut dihormati, serta orang tua kita yang sejak kita kecil telah diajarkan mengenai baik atau buruknya suatu perbuatan tersebut. “Puja ca pujaniyanam”berartikan menghormati mereka yang patut dihormati. Jadi jangan pernah untuk berniat untuk membuat orang tua kalian bersedih karena tingkah laku kalian. Karena mereka akan merasa telah gagal dalam mendidik kalian. Sungguh besar kasih sayang mereka yaitu kedua orang tua kita.  
          Dahulu Pangeran Sidharta yang sekarang kita kenal dengan Buddha Sakyamuni, ataupun Buddha Gotama. Beliau merupakan Buddha yang telah mencapai Nibbana. Beliau dengan penuh kasih sayang mau menyebarkan ajaran apa yang selama ini di temukan dengan pelatihan dengan giat tentunya. Dhamma yang disebarkan beliau demi kepentingan umat manusia yang masih memiliki kotoran pada pandangannya mengenai hidup ini. Inilah yang disebut dengan Atidana yaitu dana yang diberikan demi kepentingan umat manusia, seperti usaha dari Pangeran Siddharta tadi dijelaskan. Bila dipikirkan apakah anda mau memberikan apa yang selama ini belum di temukan dan untuk mendapatkannya perlu latihan dan usaha yang keras, dengan mudah memberikannya kepada orang lain? Tentu hanya sebagian orang yang dapat melakukan hal tersebut. Karena itu Pangeran Siddharta merupakan tokoh yang bole ditiru perbuatannya
          Bagaimana dengan berdana dengan mengorbankan diri untuk orang lain? Apakah itu termasuk dalam berdana? Tentu iya, karena mereka telah rela untuk mengorbankan hidupnya untuk kepentingan orang lain tanpa memikirkan kehidupannya sendiri. Sebagai contoh Bodhisatva dalam usahanya menyempurnakan Dana Paramita, atau sikap para pahlawan yang rela bekorban untuk kelangsungan hidup negara kedepannya. Atidana juga terdapat dalam cerita Jataka yang menceritakan “seekor harimau betina yang kelaparan karena tidak ada makanan yang dapat disantap, sampai ia sadari kehadiran anaknya yang tentu bila dimakan akan membuat ia lepas dari penderitaan kelaparannya itu. Tiba-tiba muncul seorang anak yang melihat harimau betina tersebut ingin menyantap anaknya sendiri. Anak tersebut datang dan menawarkan tubuhnya untuk sebagai gantinya demi menyelamatkan anak harimau tersebut”. Dari cerita tersebut dapat kita contoh sikap rela bekorban yang ditunjukan oleh anak itu yangmana adalah Buddha Gotama pada kelahiran lampaunya. Sungguh mulia tindakan beliau di masa lampaunya, dan telah semestinya kita sebagai pewaris dari dhammanya dapat meneladani sikap tersebut.
          Diatas telah menjelaskan mengenai Dhammadana, Atidana, dan Mahatidana. Dalam agama Buddha terdapat hari raya suci Kathina yangmana para anggota Sangha melakukan masa Vasa, dikarenakan pada musim hujan banyak hewan kecil keluar untuk berkembang biak. Agar tidak melukai mereka maka para anggota Sangha  melakukan masa Vasa. Pada saat itulah mereka berlatih dalam dhamma dan melatih sila mereka. Kita sebagai umat berpeluang untuk menanamkan karma baik dengan berdana berupa kebutuhan pokok Bhikkhu. Kita sebagai umat awam dapat mendanakan berupa uang, beras, makanan, pakaian, obat-obatan dan lainya. Inilah yang disebut Amisadana. Dana yang diberikan dalam bentuk materi.
          Setelah kita ketahui 4 dana dalam agama Buddha, sekarang apa manfaat yang diperoleh dan apa tujuan sebenarnya kita melakukan dana. Dan mengapa kita dianjurkan untuk berdana, karena berdana merupakan langkah pertama bagi orang yang ingin melakukan kebaikan dan menanam karma baik dalam hidup. Dengan berdana, seseorang akan dapat mengurangi sifat mementingkan diri sendiri yang melekat dalam dirinya. Berdanapun akan memberikan buah yang menyenangkan di kemudian hari bagi si pembuatnya. Dengan berdana seseorang akan berbahagia baik sebelum atau pada saat bahkan setelah memberikan dana. Dalam Anguttara Nikaya IV : 62 disabdakan oleh Sang Buddha, bahwa terdapat empat jenis kebahagian yang dapat dicapai oleh umat berkeluarga, yaitu; kebagaian memiliki, kebahagian menikmati, kebahagian tanpa hutang, dan kebahagian tanpa cela. Begitu juga bagi siapapun yang melakukan berdana dengan Cetana yang baik tentu akan membuahkan karma baik di kehidupan selanjutnya ataupun pada kehidupan saat ini.
          Jadi, berdana selain membuat orang lain berbahagia juga melatih diri kita untuk menanmkan metta, mudita, karuna, dan upekkha. Secara tidak langsung membuahkan hasil berupa karma baik di kehidupan selanjutnya ataupun kehidupan sekarang.

Kamis, 09 Agustus 2012

Penyebab Bangsa Ronghiya dianiaya



 Kejadian mengenai bangsa Rohingya sudah menyebar ke belahan dunia, terutama negara Indonesia hingga umat muslim di Indonesia ikut serta berpartisipasi dalam menolong kesengsaraan bangsa Ronghingya. Namun penyebab yang pasti apa yang menyebabkan bala tentara Myanmar(Birma) melakukan pergusuran tidak dipahami secara teliti.
  Penyebab sebenarnya mengapa bangsa Rohingya tidak diterima di negara Myanmar atau pun Bangladesh karena bangsa itu termasuk bangsa yang tergolong aliran keras. Salah satu kelakuan bangsa Rohingya yang tidak bisa diterima oleh negara Myanmar dan Bangladesh disebabkan mereka memiliki nafsu yang begitu besar bagai "Roda pedati yang mengikuti kaki lembu" . maksudnya mereka suka memperkosa wanita sehingga warga Myanmar tidak terima. Tak akan ada asap tanpa ada api seperti kata pepatah.
  Apakah umat Buddha di Myanmar bersalah??? dan agama Buddha keras dan kejam??
jawabannya tiada yang harus jadi kambing hitam, melainkan apa yang mereka lakukan merupakan hasil perbuatan mereka sendiri. Seandainya mereka bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat Myanmar maupun Bangladesh, saya yakin mereka tidak akan diperlakukan demikian. Namun perbuatan bala tentara Myanmar juga salah karena tidak dapat menahan amarah dalam diri mereka.
  Jadi bagaimana jalan keluarnya??? yaitu jalan tengah nya dari pihak bangsa Rohingya dapat mengubah sikap dan perilaku dirinya bukan mencari atap untuk berlindung dan minta belas kasihan dari negara lain sehingga menyebabkan perpecahan antar agama maupun negara. Sedangkan untuk tentara Myanmar agar bisa memaafkan mereka dengan kasih sayang dan welas asih. Dengan begitu masalah ini dapat diselesaikan. Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta, Sadhu3x

Jumat, 29 Juni 2012

  Hari ini aku baru menyadari bahwa pentingnya arti sebuah cinta dari orang tua, pacar, sahabat sejati, dan orang-orang di sekeliling kita setelah melihat film "I Not Stupid 2" yang mana aku untuk kedua kalinya aku mengeluarkan air mata karena film itu benar menyentuh hati dan riil dengan kehidupan di dunia ini.
  Pesan yang aku dapatkan adalah seseorang baik siapapun membutuhkan sebuah pujian, perhatian, dan kasih sayang. Walau itu hanya sekedar kata " I Love You ". tiga kata ini memiliki arti yang sangat dalam dan bukan sekedar kata yang mudah di ucapkan, pernahkah dirimu mengatakan kata tersebut kepada orang tuamu?? dan kapan terakhir kali kata "aku sayang kamu,nak" keluar dari mulut seorang ibu. Jadi, tidak perlu kamu gengsi untuk mengatakan 3 kata itu untuk orang tuamu.
    Film ini juga mengajarkan untuk kita menemukan kalyanamitta (sahabat baik) serta menjaganya dengan baik agar kita tidak kehilangan dia, serta pentingnya pujian dari mulut kita kepada orang di sekitar kita. kapankah kamu memberikan pujian kepada orang lain?? mungkin kamu bakal terdiam sejenak untuk merenungkannya. untuk lebih jelasnya dan ingin menikmati indahnya pelajaran hidup berharga ini anda dapat menonton film "I Not Stupid 2".


Rabu, 04 April 2012

Lomba OSK di SMAN 5 Kota Jambi

Pada tanggal 4 april 2012 kemarin, telah diadakan lomba OSN namun pada tingkat kota khususnya di kota Jambi di SMAN 5 tersebut. Pertandingan atau lomba di adakan mulai pukul 14.00 WIB. Walaupun cuaca panas, siswa-siswi yang mengikuti lomba mencoba untuk tidak mengeluh. Tempat lomba ini sangat luas dan cukup untuk menampung 700 siswa untuk mengikuti lomba. Setiap siswa sebelom mengikuti lomba mereka terlebih dahulu mencari ruangan sesuai dengan nama yang berada di kertas tertempel pada pintu tiap ruangan kelas.
Selama lomba suasana di SMAN 5 cukup tenang, hanya saja SMAN 5 tidak terlihat selayaknya menjadi tuan rumah dalam lomba tingkat kota kali ini. Dalam ruangan, banyak sampah dan buku berserakan ini membuktikan SMAN 5 belom siap jadi tuan rumah. Namun acara berhasil berjalan dengan lancar, itu menjadi hal yang lebih penting.
Hasil akan diketahui 1 minggu atau beberapa hari setelah lomba usai.

Minggu, 04 Maret 2012

Descreet Word 3

Ketika dirimu ingin berubah tidak perlu menunggu tahun berganti melainkan kapanpun mau itu bisa terjadi

Sekolah adalah tempat mendapatkan ilmu bukan nilai

Kesadaran datang dalam dirimu sendiri dan tidak akan datang dari orang lain walaupun oranng lain berupaya keras menyadarkan dirimu

Hidup adalah untuk menambah kebijaksanaan

Tak ada perang yang bersih dari tumpahan darah

Debu akan tetap terlihat selama debu tersebut berada disana

Senin, 10 Oktober 2011

Namo Buddhaya!!! 
  Untuk menyambut hari Kathina pada tahun ini, maka agar menjadi meriah setidaknya perlu mempelajari perayaan yang dilakukan pada tahun sebelumnya. Begitu indah paduan suara dari mereka yang memiliki rasa menyambut hari kathina. Hari Kathina ini sendiri merupakan waktu bagi para umat untuk berdana dan berbuat kebajikan. Selamat menikmati !!!

Jumat, 07 Oktober 2011

Life Descreet Word 2

  1. Setiap ayah harus ingat bahwa suatu hari, anak laki-lakinya akan mengikuti teladannya bukan nasihatnya.
     2.  Banyak orang mengkahawatirkan untuk menjadi sukses, Ingat : “Sukses bukan TUHANmu!”. Tuhan adalah kesuksesanmu!.

     3.  Berhenti mermutar berulang-ulang kenangan bahagia anda. Hari ini, mulailah melakukan dan memimpikan kehidupan baru anda yang LUAR BIASA! Ayo!!

     4.  Dalam kehidupan semua orang, pada suatu saat, api batin kita padam. Hal ini kemudian meledak menjadi nyala api melalui perjumpaan dengan orang lain. Kita semua harus bersyukur untuk orang-orang yang telah mengobarkan semangat batin.

    5.  Tidak ada rahasia kesuksesan. Ini adalah hasil dari persiapan, kerja keras, dan belajar dari kegagalan.

Sekilas Netco 2




   Dalam memperingati hari Kesaktian Pancasila, SMA Negeri 3 Kota Jambi ikut berpartisipasi dalam upacara tersebut yang dilaksanakan di kantor Walikota Jambi pada tanggal 1 Oktober 2011. Netco yang dikenal sebutan untuk SMAN 3 itu mengutus 3 kelas yaitu; X4, X5, dan X6. Upacara tersebut dihadiri oleh anggota DPR, bapak Walikota, dan beberapa pejabat lainnya. Upacara ini untuk mengingat kembali perjuangan  dalam menegakan kesaktian pancasila. Pada waktu bersamaan di ibu kota negara juga melaksanakan upacar.
   Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu. Presiden pada upacara yang akan dimulai pukul 08.00 WIB itu bertindak sebagai inspektur upacara yang dihadiri juga oleh Wakil Presiden Boediono, menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, pimpinan lembaga negara, serta duta besar perwakilan negara sahabat. Tema peringatan Hari Pancasila Sakti pada 2011 adalah "Dengan Peringatan Hari Pancasila Kita perkokoh Semangat Persatuan dan Kesatuan Menuju Bangsa Indonesia yang Berkarakter." Upacara peringatan Pancasila Sakti rutin digelar setiap tahun sejak mantan Presiden Soeharto yang saat itu menjabat Panglima Angkatan Darat mengeluarkan surat keputusan tanggal 14 Oktober 1966.
   Upacara pertama kali diikuti oleh seluruh angkatan perang terdiri atas unsur angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara. Unsur kepolisian baru dikutsertakan dalam upacara peringatan tersebut setelah Soeharto yang saat itu menjabat Menteri Utama Pertahanan merevisi surat keputusan pada 20 Oktober 1966.
   Peringatan Hari Pancasila Sakti dilakukan setelah tragedi berdarah pada 30 September 1965 yang menewaskan enam petinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) yaitu, Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani, Mayjen TNI R Suprapto, Mayjen TNI MT Haryono, Mayjen TNI Siswondo Parman, Brigjen TNI DI Panjaitan, Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo, serta ajudan Jenderal TNI AH Nasution Lettu Pierre Tendean dan putrinya Ade Irma Suryani Nasution.
   Jenazah mereka yang kemudian diberi gelar pahlawan revolusi itu ditemukan di sebuah sumur di kawasan Lubang Buaya, Pondok Gede, pada 3 Oktober 1965 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Sabtu, 01 Oktober 2011

MAHAKALA THERA> Dhamma


KISAH MAHAKALA THERA
Dhammapada Bab I Syair 7 dan 8
Mahakala dan Culakala adalah dua saudagar bersaudara dari kota Setabya. Suatu ketika dalam perjalanan membawa barang-barang dagangannya mereka berkesempatan untuk mendengarkan khotbah Dhamma yang diberikan oleh Sang Buddha. Setelah mendengarkan khotbah tersebut Mahakala memohon kepada Sang Buddha untuk diterima sebagai salah satu anggota pasamuan bhikkhu. Culakala juga ikut bergabung dalam anggota Sangha tetapi dengan tujuan berkenalan dengan para bhikkhu dan menjaga saudaranya.
Mahakala bersungguh-sungguh dalam latihan pertapaannya di kuburan (Sosanika Dhutanga), dan tekun bermeditasi dengan obyek kelapukan dan ketidak-kekalan. Akhirnya ia memperoleh “Pandangan Terang” dan mencapai tingkat kesucian arahat.
Di dalam perjalanan-Nya, Sang Buddha bersama murid-murid-Nya, termasuk Mahakala dan Culakala, singgah di hutan Simsapa, dekat Setabya. Ketika berdiam di sana, bekas istri-istri Culakala mengundang Sang Buddha beserta murid-murid Beliau ke rumah mereka untuk menerima dana makanan. Culakala sendiri terlebih dulu pulang untuk mempersiapkan tempat duduk bagi Sang Buddha dan murid-murid-Nya.
Kesempatan itu dipergunakan sebaik-baiknya oleh bekas istri-istri Culakala untuk merayunya, agar ia mau kembali kepada mereka.
“Kakanda, alangkah kurusnya engkau sekarang. Tentu selama ini kakanda sangat menderita. Mari, adinda bersedia memijit kakanda untuk menghilangkan lelah, seperti dahulu kala. O, kakanda, marilah kita bergembira seperti dahulu lagi”.
Pada dasarnya Culakala memang tidak tekun dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan kewajibannya sebagai bhikkhu. Mendengar berbagai rayuan dan rangsangan, batinnya tidak kuat. Nafsunya tergugah, tanpa pikir panjang lagi dilemparkannya jubahnya dan kembalilah ia kepada kehidupan duniawi, sebagai perumah tangga.
Melihat para istri Culakala berhasil mendapatkan suaminya kembali, para istri Mahakala pun tidak mau kalah. Pada hari berikutnya, bekas istri-istri Mahakala mengundang Sang Buddha bersama murid-murid-Nya ke rumah mereka, dengan harapan mereka dapat melakukan hal yang sama terhadap Mahakala.
Setelah berdana makanan, mereka meminta kepada Sang Buddha untuk membiarkan Mahakala tinggal sendirian untuk melakukan pelimpahan jasa(anumodana). Sang Buddha mengabulkan. Bersama murid-murid lain Beliau meninggalkan tempat tersebut.
Sewaktu tiba di pintu gerbang dusun, para bhikkhu mengungkapkan kekhawatiran dan keprihatinan mereka. Mereka merasa khawatir karena Mahakala telah diijinkan untuk tinggal sendiri. Mereka merasa takut kalau terjadi sesuatu, seperti Culakala saudaranya, sehingga Mahakala juga akan memutuskan untuk meninggalkan pasamuan bhikkhu, kembali hidup bersama bekas istri-istrinya.
Terhadap hal ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa kedua saudara itu tidak sama. Culakala masih menuruti kesenangan nafsu keinginan, malas, dan lemah; dia seperti pohon lapuk. Mahakala sebaliknya. Tekun, mantap, dan kuat dalam keyakinannya terhadap Buddha, Dhamma dan Sangha; dia seperti gunung karang.
Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 7 dan 8 berikut ini:
Seseorang yang hidupnya hanya ditujukan pada hal-hal yang menyenangkan, yang inderanya tidak terkendali, yang makannya tidak mengenal batas, malas serta tidak bersemangat; maka Mara (Penggoda) akan menguasai dirinya, bagaikan angin menumbangkan pohon yang lapuk.
Seseorang yang hidupnya tidak ditujukan pada hal-hal yang menyenangkan, yang inderanya terkendali, sederhana dalam makanan, penuh keyakinan serta bersemangat, maka Mara (Penggoda) tidak dapat menguasai dirinya bagaikan angin yang tidak dapat menumbangkan gunung karang.
Saat itu bekas istri-istri Mahakala mengelilinginya dan berusaha merayu agar Mahakala melepaskan jubah kuningnya. Mahakala mengetahui upaya mereka, maka ia tetap berdiam diri saja. Tetapi, istri-istrinya berusaha lebih keras lagi. Melihat itu, Mahakala merasa tak ada gunanya lagi berdiam di situ. Ia berdiri, dengan kemampuan batin luar biasa ia melesat ke angkasa melewati atap rumah. Ia tiba tepat di bawah kaki Sang Buddha saat Beliau tengah mengakhiri pembabaran dua syair di atas.

     Video ini menceritakan tentang perbuatan baik, sehingga masyarakat dapat mengambil makna dari video ini. Sesuai dengan agama Buddha yang bertujuan untuk menyebarkan dhammadana baik dalam bentuk tulisan maupun video/kaset. Sabbe Satta Bhavantu Sukitatta!!!

DBD Merajarela Masyarakat

Namo Buddhaya !!!

          Saat ini banyak anak-anak yang terserang oleh penyakit ini. Penyakit ini biasa muncul pada musim hujan karena kelembapan yang tinggi di daerah tropis seperti di Indonesia. Masih banyak warga yang tidak mengetahui gejala awalnya penyakit ini.Semoga melalui data ini kalangan masyarakat dapat tertolong. DBD ( Demam Berdarah Dengue) merupakan penyakit yang disebabkan digigit oleh nyamuk aedes aegypti atau aedes albopictus.

        
Virus dengue penyebab penyakit demam berdarah

Nyamuk Aedes aegypti adalah vektor pembawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.
          Virus dengue dapat masuk ke tubuh manusia melalui gigitan vektor pembawanya, yaitu nyamuk dari genus Aedes seperti Aedes aegypti betina danAedes albopictus. Aedes aegypti adalah vektor yang paling banyak ditemukan menyebabkan penyakit ini.Nyamuk dapat membawa virus dengue setelah menghisap darah orang yang telah terinfeksi virus tersebut.Sesudah masa inkubasi virus di dalam nyamuk selama 8-10 hari, nyamuk yang terinfeksi dapat mentransmisikan virus dengue tersebut ke manusia sehat yang digigitnya.Nyamuk betina juga dapat menyebarkan virus dengue yang dibawanya ke keturunannya melalui telur (transovarial). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa monyet juga dapat terjangkit oleh virus dengue, serta dapat pula berperan sebagai sumber infeksi bagi monyet lainnya bila digigit oleh vektor nyamuk.
         Tingkat risiko terjangkit penyakit demam berdarah meningkat pada seseorang yang memiliki antibodi terhadap virus dengue akibat infeksi pertama.Selain itu, risiko demam berdarah juga lebih tinggi pada wanita, seseorang yang berusia kurang dari 12 tahun, atau seseorang yang berasal dari ras Kaukasia.

Pengasapan atau fogging bermanfaat membunuh nyamuk Aedes dewasa untuk mencegah penyebaran demam berdarah.
         Hingga kini, belum ada vaksin atau obat antivirus bagi penyakit ini.Tindakan paling efektif untuk menekan epidemi demam berdarah adalah dengan mengontrol keberadaan dan sedapat mungkin menghindari vektor nyamuk pembawa virus dengue. Pengendalian nyamuk tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yang tepat, yaitu:
  • Lingkungan
        Pencegahan demam berdarah dapat dilakukan dengan mengendalikan vektor nyamuk, antara lain dengan menguras bak mandi/penampungan air sekurang-kurangnya sekali seminggu, mengganti/menguras vas bunga dan tempat minum burung seminggu sekali, menutup dengan rapat tempat penampungan air, mengubur kaleng-kaleng bekas, aki bekas dan ban bekas di sekitar rumah, dan perbaikan desain rumah.
  • Biologis
        Secara biologis, vektor nyamuk pembawa virus dengue dapat dikontrol dengan menggunakan ikan pemakan jentik dan bakteri.
  • Kimiawi
          Pengasapan (fogging) dapat membunuh nyamuk dewasa, sedangkan pemberian bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air dapat membunuh jentik-jentik nyamuk. Selain itu dapat juga digunakan larvasida.
Selain itu oleh karena nyamuk Aedes aktif di siang hari beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan adalah menggunakan senyawa anti nyamuk yang mengandung DEET, pikaridin, atau minyakserta gunakan pakaian tertutup untuk dapat melindungi tubuh dari gigitan nyamuk bila sedang beraktivitas di luar rumah.Selain itu, segeralah berobat bila muncul gejala-gejala penyakit demam berdarah sebelum berkembang menjadi semakin parah.

Obat yang mengandung acetaminofen, misalnya tilenol, sangat disarankan bagi penderita demam berdarah untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam.
        Sampai saat ini belum ada obat spesifik bagi penderita demam berdarah. Banyak orang yang sembuh dari penyakit ini dalam jangka waktu 2 minggu.Tindakan pengobatan yang umum dilakukan pada pasien demam berdarah yang tidak terlalu parah adalah pemberian cairan tubuh (lewat minuman atau elektrolit) untuk mencegah dehidrasi akibat demam dan muntah, konsumsi obat yang mengandung acetaminofen (misalnya tilenol) untuk mengurangi nyeri dan menurunkan demam serta banyak istirahat. Aspirin dan obat anti peradangan nonsteroidal seperti ibuprofen dan sodium naproxen justru dapat meningkatkan risiko pendarahan.Bagi pasien dengan demam berdarah yang lebih parah, akan sangat disarankan untuk menjalani rawat inap di rumah sakit, pemberian infus dan elektrolit untuk mengganti cairan tubuh, serta transfusi darah akibat pendarahan yang terjadi.
       Seseorang yang terkena demam berdarah juga harus dicegah terkena gigitan nyamuk, karena dikhawatirkan dapat menularkan virus dengue kepada orang lain yang sehat.
Sabbe Satta Bhavantu Sukitatta !!!

Jumat, 30 September 2011

Sekilas **Vihara Sakyakirti Jambi**

Vihara Sakyakirti Jambi
Vihara Sakyakirti Jambi, merupakan vihara beraliran Buddhayana yang mana telah melakukan berbagai kegiatan dengan tujuan untuk memajukan agama Buddha di Indonesia serta menyebarkan dhamma. Kegiatan yang belakangan ini baru dilaksanakan seperti :
1. PPD (Pekan Penghayatan Dhamma)
2. Seleksi Temu Karya se-Provinsi Jambi
3. Pelantikan Pengurus Baru GBSJ
Acara-acara berikut dapat dilaksanakan dengan baik dan berjalan lancar.Demikian event yang belakangan ini baru dilakukan oleh Vihara Sakyakirti Jambi.

Sekilas Netco (SMA 3 Kota Jambi)

SMA Negeri 3 Kota Jambi    

 SMAN 3 Jambi memiliki luas tanah 7.000 m2, luas bangunan 1.800 m2 dan luas halaman 3.856 m2 berdiri tahun 1978SMAN 3 Jambi memiliki luas tanah 7.000 m2, luas bangunan 1.800 m2 dan luas halaman 3.856 m2 berdiri tahun 1978

Tujuan Umum Sekolah
Menyiapkan dan mengantar siswa masuk Perguruan Tinggi Bertaraf Internasional
VISI
“Terwujudnya insan yang berakhlak mulia,cerdas,berprestasi,dan berwawasan global”

Indikator :
  • Unggul dalam prestasi Akademik
  • Unggul dalam persaingan masuk Perguruan Tinggi
  • Unggul dalam Aktivitas keagamaan
  • Unggul dalam prestasi kegiatan Ekstrakulikuler
  • Menjadi teladan masyarakat karena memiliki sikap, perilaku dan budi pekerti yang mulia.
MISI
  • Menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran agama yang dianut sehingga agama menjadi sumber motivasi dalam berbuat kebajikan.
  • Menumbuhkan kecintaan siswa terhadap nilai-nilai luhur budaya bangsa.
  • Menyelenggarakan proses pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan(PAIKEM)
  • Memberikan layanan pendidikan yang berorientasi pada keunggulan dan penerapan pembelajaran berbasis ICT dan bahasa Inggris.
  • Mengoptimalkan kompetensi siswa dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), olahraga dan seni sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki.
  • Menyiapkan siswa agar dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi dalam dan Luar Negeri pada jurusan yang prospektif.
  • Menyiapkan siswa agar dapat mengembangkan ilmu pengetahuan,keterampilan, dan teknologi di masyarakat.
  • Meningkatkan kompetensi profesional tenaga pendidik dan kependidikan sesuai dengan tuntutan sekolah bertaraf internasional.
  • Menciptakan lingkungan yang belajar yang kondusif dengan semangat kompetitif.
  • Menyediakan sarana dan prasarana pembelajaran yang memenuhi standar nasional pendidikan, standar internasional,dan memiliki jaringan kerja internasional.
  • Menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 dalam pengolahan pendidikan.




PROGRAM JANGKA PENDEK
  1. Peningkatan Prestasi Akademik
    • Peningkatan profesionalisme guru
    • Kegiatan belajar extra
    • Fasilitas buku, perlengkapan, bahan, dan media pembelajaran
    • Penyelenggaraan program akselerasi
    • Peningkatan mutu instrumen dan pelaksanaan evaluasi
    • Pembinaan IPHO, IMO, IChO, IBO, IAO, IOI, Olympiade Ekonomi, LCC, dan Event Nasional/ Internasional.
  2. Peningkatan Iman, Taqwa dan Budi Pekerti
    • Kegiatan ekstrakulikuler keagamaan
    • Penciptaan suasana yang kondusif
    • Pengalokasian jam belajar budi pekerti
    • Fasilitas layanan bimbingan dan konseling
  3. Peningkatan kecakapan berbahasa
    • Pelatihan karya ilmiah, karya sastra dan dialog sastra
    • Pembentukan English Club
    • Presentasi Kegiatan Bedah Buku, Baca Puisi dll
  4. Peningkatan apresiasi seni dan olahraga
    • Seni Tari – Seni Rupa – Seni Musik
    • Program olah raga unggulan :
      • Basket Ball
      • Volly Ball
      • Bulu Tangkis
  5. Pengembangan Kultur Sekolah
    • Peningkatan Budaya Gemar Membaca
    • Peningkatan 7 K
    • Pemberian Reward dan Punishment
  6. Peningkatan keterampilan komputer
    • Penyediaan fasilitas Komputer Multimedia, Aplikasi Windows XP, Microsoft Office (Word/Excel/Acces/Power Point) dan Design Graphis (Corel Draw, Adobe Photo Shop) serta Internet sebagai program penunjang Kurikulum Berbasis Kompetensi. dan Materi pendukung di Perguruan Tinggi

AS Kritik Kebebasan Beragama Indonesia

WASHINGTON, KOMPAS.com -  Meski Indonesia secara umum menghormati kebebasan beragama tetapi dalam sejumlah kasus negara telah gagal melindungi orang dari diskriminasi dan pelecehan berdasarkan agama. Demikian menurut sebuah laporan Departemen Luar Negeri (Deplu) AS yang dirilis Selasa (13/9/2011). Laporan tersebut, yang diperlukan oleh Kongres AS dan mencakup paruh kedua tahun 2010, sesungguhnya mengulas tentang kebebasan beragama di seluruh dunia. Penganiayaan terkait agama, kata laporan itu, terus memburuk di China dan Afganistan. Vietnam, Laos, Myanmar, dan Pakistan juga dikecam dalam laporan tersebut.
Khusus tentang Indonesia, laporan Deplu AS itu yang mengutip laporan dari organisasi nonpemerintah menyatakan bahwa ada lebih dari 50 serangan terhadap anggota sekte Ahmadiyah di Indonesia selama 2010 dan lebih dari 75 serangan terhadap umat Kristen.
Laporan tersebut juga mengecam Pakistan karena telah gagal mereformasi undang-undang tentang penghujatan yang digunakan untuk menganiaya umat dari agama minoritas dan dalam sejumlah kasus juga menyiksa kaum Muslim yang mempromosikan toleransi. Laporan itu juga mengatakan Myanmar yang didominasi militer masih menahan ratusan biksu di penjara menyusul penumpasan terhadap aksi demonstrasi pro-demokrasi pada 2007.
Tentang China laporan itu mengatakan, di China dakwah di tempat umum atau beribadah di tempat yang tidak terdaftar tidak diperbolehkan. Sejumlah agama dan kelompok spiritual bahkan dilarang. Para anggota Partai Komunis China ditakut-takuti untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan. Di wilayah baratdaya China, kata laporan itu, kaum Muslim Uighur menghadapi pembatasan dalam melakukan ibadah haji dan mengenakan jilbab. Para pemimpin agama Buddha Tibet juga dilaporan mengalami diskriminasi yang terus meningkat. Mereka tidak bebas untuk secara terbuka menghormati pemimpin mereka yang berada di pengasingan, Dalai Lama, dan menghadapi intervensi pemerintah yang hebat dalam menjalankan agama.
Di Afganistan, kata laporan itu, pemerintah telah gagal untuk melindungi kaum minoritas Kristen, Hindu, Sikh dan Bahai yang semuanya merupakan sekitar 1 persen dari populasi negara itu. Mereka mengahadapi penganiyaan yang meningkat di negara yang terkoyak perang tersebut.
Sementara tentang Vietnam, AS mengatakan kebebasan beragama di negara itu memperlihatkan wajah yang ambigu. Pemerintah mengijinkan pembangunan ratusan tempat ibadah baru tetapi pemerintah lokal lambat atau menolak untuk mendaftarkan sejumlah kelompok agama minoritas termasuk Budha Hoa Hao dan kelompok-kelompok Protestan di utara dan baratlaut dataran tinggi.
Di Laos, sejumlah pihak berwenang provinsi curiga terhadap masyarakt non-Buddhis, kata laporan itu. Di antara pelanggaran yang dilaporkan adalah, para pejabat lokal menekan kaum Protestan untuk meninggalkan agama mereka atau mengahadapi ancaman penangkapan atau pengusiran paksa dari desa mereka.

Kata Bijak Kehidupan (Life Discreet Word)

Namo Buddhaya !!!
'' Hidup la tnpa kbncian dri antara yg mmbenci, karna mlenyapkn kbencian it bkn la dng kbncian it sndri malenkn dri cinta kasih ''
* Hidup la bgaikn air yg trus mngalir dlm keadaan ap'pun trus mngalir mngikuti arus yg mmbwa hngga pd swatu tmpt yg mrpakn akhir dri smua khdupn ini *
'' Pikiran merupakan asal mula trbntukny prbwtan dn ucapan dlam kondisi ap'pun ''
Walau dalam keadaan sibuk tetaplah tersenyum menyonsong hari esok
Sungguh Indah bila hidup saling Mencinta dan Mengerti, Dimana rasa benci sinar menjauh seiring waktu berlalu
Kembangkan keadaan pikiran yang terang, stabil, baik ketika di ''puji'' maupun di ''cela'' oleh orang lain. Bebaskanlah pkiran dari rasa benci, bangga diri dan arahkan jalan hidup dalam kedamain
'' Sungguh indah ketika bunga Teratai yg tmbuh d sbuah kolam di antara kekotora sprti para bijaksana yg brhsil mlepaskn dri nya dari sgla mslah dng pnuh ksdaran ''
''Hidup Terasa Indah dan Bermanfaat ketika menyenangi suatu pekerjaan bukan mengerjakan yg menyenangkan''
 '' Kesombongan awal dri kehancuran ''
''Hidup jng bnyk ngeluh karna ad yg lebih ssah keadaan ny dripada kta yg normal''
Jangan lelah untuk mencari ilmu karena segala sesuatu di dunia ini perlu ilmu, jika tak ada ilmu maka kita sama saja dengan orang mati, tak akan bisa berbuat apa-apa
Berusaha untuk selalu berfikir positif dan optimis dalam semua kesulitan ,Jangan terobsesi pada pengalaman masa lalu atau masa depan, tapi tataplah masa kini. Masa lalu sudah lewat, tak akan kembali lagi, masa depan itu belum terjadi jadi kita tak tahu apa yang terjadi dan akhirnya hanya berangan berharap sesuatu, tapi di masa kinilah, kita harus menentukan dan membuat keputusan terhadap diri kita
Jika kamu melihat dalam-dalam pada telapak tanganmu, kamu akan melihat kedua orangtuamu dan semua generasi dari nenek moyangmu. Mereka semua masih hidup saat ini, tiap-tiap dari mereka hadir dalam dirimu. kamu adalah lanjutan dari tiap-tiap orang-orang ini.

Dalam kehidupan semua orang, pada suatu saat, api batin kita padam. Hal ini kemudian meledak menjadi nyala api melalui perjumpaan dengan orang lain. Kita semua harus bersyukur untuk orang-orang yang telah mengobarkan semangat batin.

Tidak ada rahasia kesuksesan. Ini adalah hasil dari persiapan, kerja keras, dan belajar dari kegagalan.
 
 
 

Ucapan Terima Kasih

Namo Buddhaya !!!
   Awal terbentuknya blog ini dikarenakan faktor semangat yang di pacu oleh sosok seorang penuh dengan ide cemerlang, Pak Saring Santosa. Beliau merupakan pendorong blog ini terbentuk serta bantuan dari teman saya, Chriss Sandi. Selain berkat kedua orang tersebut juga karena kekuatan semangat (Bala Viriya). Apabila dalam hidup ini diisi dengan semangat maka apapun bisa anda lakukan walau sulit sekalipun. Maka saya menamakan blog ini dengan nama Bala Viriya yang berarti ''Kekuatan Semangat''. Dan terima kasih juga pada semua makhluk baik yang terlihat-tak terlihat, kecil-besar, ataupun kasar-halus yang ikut serta dalam terbentuknya blog ini secara langsung dan tidak langsung.

Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta !!!

'' Sosok seorang guru yang telah mencapai penerangan sempurna (Nibbana), beliau yang maha suci telah memberikan jalan untuk mencapai Nibbana yang dimana tidak ada yang lahir dan mati disana ''